Difollow yaa...

Premium WordPress Themes

Search

Valentine's Day, Hari Kasih Sayang atau Hari Maksiat?

Bulan Februari, bagi sebagian orang merupakan bulan istimewa. Yang paling senang adalah para remajawan dan remajawati (belum ada di kamus) yang masih lugu dan tak tahu apa-apa. Ya, tanggal 14 Februari mereka kenal dengan perayaan hari kasih sayang, kalau orang-orang bule menyebutnya Valentine’s Day , bagi yang sudah punya pacar hari itu menjadi kesempatan untuk saling bertukar hadiah biasanya berupa coklat, bunga, boneka, parfum de el el sebagai ungkapan tanda kasih sayang dan bagi yang belum punya pasangan merupakan momen yang tepat untuk mengungkapkan perasaannya kepada orang yang disukai.

Ada juga orang yang jauh-jauh hari menyiapkan baju yang terbaik, menicure pedicure, ganti model rambut terbaru bahkan yang lebih parah lagi, ada juga yang sampai menyiapkan kondom segala buat menghabiskan momen valentine bersama sang kekasih. Meskipun tabu, hal ini menjadi lumrah karena momen valentine sudah identik dengan maksiat? Weitz, jangan protes.. keadaannya memang begitu kok. Kalau nggak percaya, coba aja tanya di apotek-apotek dan para pengusaha kondom (emang ada ya?) bagaimana tingkat penjualan kondom di bulan-bulan lain dibandingkan dengan bulan Februari. Udah tau faktanya kayak gini, masih senang rayain valentine’s day?, yang kalau saya lebih senang menyebutnya “Hari Maksiat” bukannya hari kasih sayang seperti yang kalian-kalian banggakan itu heheee...