Perpisahan

Mengapa bahagia beranjak pergi?
Jauh kudekap, ditepis sunyi mencercap
Sementara, tak sedikit pun kakiku bergerak meninggalkan penantian
yang kusekap di batas rindu, menyekat cinta dalam pedih yang meratap
Dengan apa lagi kugambarkan jujur dan tulusku?
Aku terbentur jawab yang belum juga terungkap
Dijerat mimpi semu tanpa penghabisan yang merekat
Di ujung pagi, aku tercekat
Mendambamu, setiap saat
Dipersimpangan jalan kita berpisah
bukan kar'na tak sayang, tapi kar'na perbedaan, maafkan kuharus pergi...

Kiriman Sobat Facebook : Adhy Gammara

Jadi Calon Bapak

Hidup memang penuh warna, kadang sedih, kadang senang, kemarin tertunduk lesu, hari ini semangat pol..hehee. Iya, sebenarnya saya mau cerita kalau hari ini khususnya seminggu terakhir ini saya lagi cerah ceria. Kerja sesusah apapun tetap diiringi dengan siulan dan nyanyian sumbang (itu kata orang, kalau menurut saya merdu-merdu saja sih). Apa pasal?

Yah, sekarang saya resmi menjadi calon Bapak!, setelah dua tahun lebih merana karena benih yang saya tanam tak kunjung berbuah, sampai-sampai saya sempat berniat menempuh jalan pintas, bukan bunuh diri lho!!, tapi berpikir untuk mengadopsi anak . Hampir seminggu yang lalu istri saya divonis hamil hehee. Tentu saja ini kabar yang paling ditunggu-tunggu bagi setiap pasangan suami-istri, lain halnya kalau hamil di luar nikah, pastinya merupakan hal yang paling menyeramkan jiaahhhaahaa.

Saking senangnya saya, hampir semua tugas istri, saya yang ambil alih, dari mulai mencuci dan menjemur pakaian, menyiram tanaman dan lain-lain dan sebagainya, mencari lauk (walaupun beli di warung) kecuali memasak karena kami belum terbiasa makan nasi hitam alias hangus wkwkwkk. Ini semua demi keselamatan janin dan menghindari pengalaman saat kehamilan pertama tujuh belas bulan lalu yang gagal di bulan ketiga. Awalnya istri saya berniat mencari tukang cuci yang mau dibayar perhari, tapi sebagai suami siaga saya ajukan permohonan agar kiranya kami tidak usah membayar orang untuk mencuci karena itu akan menambah pengeluaran, mending di tabung buat persiapan saat melahirkan nanti.

Semua tugas tersebut saya emban dengan penuh rasa ikhlas dan tulus, asal cita-cita saya sebagai Bapak bisa saya raih dengan sukses. Tolong ya didoain biar Ibu dan bayinya selamat.