Home » » Catatan Akhir Tahun : Sssttt, Jangan tiup terompet, teriak, palagi petasan, Janus mau lewat !!!!

Catatan Akhir Tahun : Sssttt, Jangan tiup terompet, teriak, palagi petasan, Janus mau lewat !!!!

Tidak ada cukup alasan untuk merayakan satu momen astronomis tertentu.... masuknya bulan januari 2011, nggak ada bedanya dengan tibanya 1 Mey 2020...
Pilih yang gedean mbak, biar puas!!

heheheh, but yah kadang kita perlu titik star yg disepakati untuk memulai berlari lagii... bukan berlomba, tapi berpegang tangan dan meraih cita bersama.

Perayaan ini memang bukan budaya kita, maka tidak usah latah meniru-niru. Pun kalo tetap mau yahh kita ambil yang positipnya aja. Sialnya, yang positip dari budaya mereka  biasanya berupa permata makna filosofis yang terkubur jauh dibawah lumpur busuk berbagai parade, pesta-pesta, dan perayaan yang melenakan.

Dan yahh kawan, sialnya kadang kita sudah berkubang di lumpur itu sampai jadi bau comber dan tampak tolol seperti kebo tapi permata itu nggak ketemu. heheheh...... ini persepsiku lho... yang lagi niup terompet atau sedang siap siap dengan petasannya nggak usah tersungging. hohoho,,,

Ayo bakar, biar Mas Janus seneng.....
Tidak perlu perayaan gila-gilaan. tidak ada roh roh jahat yang harus kita usir dengan terompet dan petasan sebagaimana orang-orang pagan itu.

yah kawan, Januari telah tiba, mari sejenak berbincang pada perwujudan Janus dalam diri masing masing.

Eh heyy, belum kenal Janus??... hmm padahal kamu  turun ke jalan berpesta tapi tidak mengenal sang tamu yang kau sambut??... tuan rumah macam apa kau ini....

Ckckc, baiklah, kuperkenalkan, si Janus itu makhluk rekaan orang-orang pagan Romawi (wow lagi lagi mereka yah ckckkc, heran juga, masuk 2011, kita malah berkubang di bodoh jaman baheula).

Konon, menurut imajinasi mereka si Janus itu punya dua wajah, ada yang menghadap ke depan ada yang menghadap ke belakang. keren kan??, yahh Romawi pagan memang paling bisa kalo ciptakan berhala hahaha... (yang jangan-jangan diam diam  telah kita sembah tanpa sadar hahaha....)

Nahh... sesuai ciri utama para penyembah berhala, setelah mencipta Janus dalam imajinasi mereka, maka para hamba ini memberi tugas padanya sebagai Dewa Pintu dan segala permulaan. wahh jabatan yang keren bukan??.. pantas si Janus punya dua wajah...

Karena melihat optimis ke depan dengan tidak pernah lupa pada pelajaran di belakang adalah kunci sukses pada tiap permulaan. pada tiap pintu baru, pada tiap tahun baru...

Maka kawan, sepertinya di balik lumpur busuk perayaan yang menghabiskan banyak dana yang dilakukan pagan Roma, ternyata ada permata berupa makna filosofis yang perlu kita hadirkan pada tiap diri kita setiap tibanya hari Janus.

Yahhh... kita tidak usah ikut-ikutan yg bodohnya, nggak usah menghayalkan Dewa Janus, toh dalam tiap diri kita ada anugrah Allah yang bisa bertugas jadi Janus....yak tullll... A K A L..

Akal ini memberimu kemampuan untuk merefleksikan semua pelajaran dari salah, gagal, tangis, sesal, senang, tawa, manis, cinta, pada 2010 untuk kita jadikan bekal buat menghadirkan optimisme menatap 2011. seperti Janus yang konon punya wajah dua itu.

Soo kawanku... ledakkan kembang apimu...., tiup terompetmu,.... teriak yang kencang HAPPY NEW YEAR!!!!... tapi maaf yah, aku nggak ikutan. kalaupun aku begadang malam ini bukan untuk ikutan bodoh pagan menunggu jam 00:00.. tapi buat kerja tugas kuliah.. hehehe

Yang mau ikutan denganku, mari... kita hening sejenak, berbicara pada Janus dalam diri kita masing-masing.....

Haiii.... apa yang dilihat wajahnu yang menghadap belakang itu????.....

Ambillah pelajarannya....

Hey,,, apa yang kau lihat lewat mata pada wajahmu yg kedepan???

Aku melihat tantangan, aku melihat rintangan, dan yahhh aku melihat mimpiku mendekat selangkah lagi!!!

Hahahah wallahu a'lam

Oh yaa makasih buat Ladewa Mohammad Zaeen, aku nyontek data tentang Janus dari notemu kawan hahahah

Oleh Sobat Facebook : Ayub El-marhoum

4 komentar:

  1. Cuma mau komen foto mbak yang sedang pilih terompet, kok kayak malu-malu ya?

    apa lagi inget sesuatu ya, kok kayaknya gedean terompet yang dirumah :p

    BalasHapus
  2. lagi ngebayangin kali...xixixiii

    BalasHapus
  3. hehehe.. untungnya aku malam tahun baruan cuma pacaran sama komputer doang, g ikut-ikutan kebiasaan orang pagan.

    BalasHapus
  4. syukurlah, gak ikut2an jadi pengikut janus....

    BalasHapus